Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP - Legenda World Superbike, Carl Fogarty, menilai Ducati mengambil keputusan yang kurang tepat dalam menentukan tandem Marc Marquez untuk MotoGP 2027. Menurutnya justru Fabio Di Giannantonio lebih layak mendapat promosi ke tim pabrikan berkat performa impresifnya sepanjang musim ini.
Keputusan Ducati merekrut Pedro Acosta sebagai rekan setim Marc Marquez mulai MotoGP 2027 masih menjadi perdebatan. Meski Acosta digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik generasinya, legenda World Superbike Carl Fogarty justru menilai Fabio Di Giannantonio lebih pantas mengisi kursi tersebut.
Ducati telah memastikan Acosta akan memperkuat tim pabrikan mulai musim depan. Pebalap asal Spanyol itu menggantikan Francesco Bagnaia yang akan memperkuat Aprilia setelah kontraknya berakhir.
Namun, Fogarty memiliki pandangan berbeda. Ia menilai Di Giannantonio telah menunjukkan kualitas yang layak mendapat kesempatan membela tim utama Ducati.
Pendapat itu disampaikan Fogarty melalui kolom komentar di media sosial Di Giannantonio. Menanggapi unggahan pebalap Italia tersebut yang menandai penampilan terakhirnya dalam ajang Ducati Race of Champions, Fogarty menulis, "Ducati seharusnya merekrutmu, bukan Pedro."
Komentar tersebut muncul di tengah performa konsisten Di Giannantonio sepanjang musim 2026. Pebalap VR46 itu saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP dan hanya terpaut 16 poin dari puncak klasemen menjelang seri GP Jerman di Sachsenring.
Sejauh musim ini, Di Giannantonio telah mengoleksi satu kemenangan, dua pole position, dan tiga podium. Catatan tersebut menjadikannya sebagai pebalap Ducati dengan performa paling konsisten, terlebih saat Marc Marquez sempat kehilangan banyak poin akibat masalah kebugaran.
Meski demikian, Ducati tetap memilih Acosta. Pabrikan asal Italia itu diyakini melihat potensi jangka panjang yang dimiliki pebalap KTM tersebut. Walaupun belum pernah memenangi balapan utama MotoGP, Acosta telah mengoleksi 13 podium sejak debutnya di kelas premier dan dianggap sebagai calon bintang masa depan.
Di sisi lain, Di Giannantonio dipastikan meninggalkan keluarga Ducati pada akhir musim. Ironisnya, ia justru akan bergabung dengan KTM sebagai pengganti Acosta di tim pabrikan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ducati memang beberapa kali mempromosikan pebalap dari tim satelit ke skuad utama, seperti Jack Miller, Enea Bastianini, hingga Marc Marquez. Namun, untuk musim 2027, Ducati memilih merekrut pebalap dari pabrikan lain, sesuatu yang terakhir kali mereka lakukan saat mendatangkan Jorge Lorenzo dari Yamaha pada 2017.
Keputusan tersebut pun memunculkan pro dan kontra. Sebagian pihak menilai Acosta merupakan investasi terbaik untuk masa depan Ducati, sementara yang lain, termasuk Fogarty, percaya bahwa Di Giannantonio telah membuktikan dirinya layak mendapat kesempatan di tim pabrikan.
Artikel Tag: marc marquez, fabio di giannantonio, pedro acosta, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/rekrut-pedro-acosta-ducati-dinilai-salah-pilih-rekan-untuk-marc-marquez


















































