Ligaolahraga.com -
Los Angeles Sparks resmi mengakhiri kerja sama dengan general manager (GM) Raegan Pebley, Minggu (12/7) waktu setempat.
Keputusan tersebut diumumkan di tengah perjalanan musim WNBA 2026, saat Sparks masih berupaya mengamankan tiket ke babak playoff.
Dalam pernyataan resminya, Sparks menyebut asisten general manager Zach Knowlton dan Nate Nielsen akan menjalankan tugas sebagai GM secara bersama-sama untuk sementara waktu hingga klub menunjuk pengganti permanen.
Saat ini, Sparks memiliki rekor 10 kemenangan dan 11 kekalahan, menempati peringkat kesembilan klasemen WNBA atau satu tingkat di luar zona playoff.
Meski demikian, tim sedang berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Indiana Fever dengan skor 106-92 dan Chicago Sky 102-87.
Sparks juga masih kehilangan pencetak angka terbanyak mereka, Kelsey Plum, yang belum bermain sejak 21 Juni akibat cedera kaki.
Managing Partner sekaligus Governor Sparks, Eric Holoman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pebley selama memimpin departemen basket klub.
"Kami berterima kasih kepada Raegan atas kepemimpinan dan komitmennya terhadap Los Angeles Sparks serta perkembangan basket putri. Pekerjaannya dalam membangun skuad dan meningkatkan pengalaman para pemain akan memberikan dampak positif bagi organisasi kami. Kami mendoakan yang terbaik untuk langkah kariernya berikutnya," kata Holoman dalam pernyataan resmi.
Pelatih Sparks, Lynne Roberts, juga mengungkapkan rasa hormatnya kepada Raegan Pebley, tetapi menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa tim tampil lebih baik di sisa musim.
"Raegan adalah teman saya dan saya peduli kepadanya. Situasi seperti ini memang menjadi bagian tersulit dalam dunia olahraga. Namun sekarang fokus saya sepenuhnya tertuju pada tim," ujar Roberts.
Pebley ditunjuk sebagai general manager Sparks pada 5 Januari 2024.
Mantan pemain WNBA yang tampil pada musim 1997 dan 1998 itu menjadi GM kelima sepanjang sejarah klub, sekaligus orang ketiga yang menduduki posisi tersebut dalam enam tahun terakhir.
Selama menjabat, Raegan Pebley melakukan sejumlah langkah penting dalam membangun kembali skuad.
Pada Draft WNBA 2024, Sparks memilih Cameron Brink dengan pilihan kedua dan Rickea Jackson pada urutan keempat.
Setahun kemudian, ia mendatangkan Kelsey Plum melalui pertukaran pemain serta memulangkan mantan bintang klub Nneka Ogwumike setelah dua musim membela Seattle Storm.
Raegan Pebley juga melepas Rickea Jackson ke Chicago Sky untuk mendapatkan Ariel Atkins pada musim ini.
Namun, perjalanan Sparks belum berjalan mulus karena Brink beberapa kali mengalami cedera dan baru tampil dalam 48 pertandingan selama tiga musim pertamanya di WNBA.
Pergantian GM ini menambah daftar perubahan kepemimpinan di tubuh Sparks dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, Derek Fisher dan Karen Bryant juga sempat menjabat sebagai GM setelah era Penny Toler berakhir pada 2019.
Sparks berharap kepemimpinan sementara Knowlton dan Nielsen mampu menjaga stabilitas tim sekaligus membantu klub kembali bersaing memperebutkan tempat di babak playoff, yang gagal mereka capai dalam lima musim terakhir.
Artikel Tag: los angeles sparks, wnba
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/raegan-pebley-tinggalkan-jabatan-general-manager-los-angeles-sparks


















































