Ligaolahraga.com -
Pebalap Belanda Mathieu van der Poel meraih kemenangan pada etape kesembilan Tour de France 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam sprint di garis finis, Minggu (12/7) waktu setempat.
Sementara itu, juara bertahan Tadej Pogacar tetap mempertahankan jersey kuning sebagai pemimpin klasemen umum.
Mathieu van der Poel, yang membela tim Alpecin–Premier Tech, melancarkan akselerasi sekitar 200 meter sebelum finis untuk mengungguli pebalap Norwegia Tobias Johannessen dan pebalap Inggris Tom Pidcock.
Ketiganya mencatat waktu yang sama, yakni 3 jam 27 menit 51 detik, namun Van der Poel dinyatakan sebagai pemenang berkat sprint akhirnya yang lebih cepat.
"Ini etape yang sangat berat setelah sepekan yang juga berat bagi tim. Saya senang akhirnya bisa meraih kemenangan," ujar Mathieu van der Poel.
Pebalap berusia 31 tahun itu mengaku sempat kesulitan menemukan performa terbaik pada awal balapan karena cuaca panas ekstrem yang menguras tenaga.
"Panas membuat kami kehilangan banyak energi. Pada beberapa hari pertama saya merasa pemulihan tubuh tidak berjalan baik. Baru hari ini saya benar-benar merasa memiliki kondisi yang cukup untuk menang," katanya.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga bagi Mathieu van der Poel sepanjang kariernya di Tour de France.
Selain sukses di ajang balap tiga pekan itu, ia juga dikenal sebagai peraih sejumlah kemenangan pada balapan klasik satu hari, juara dunia cyclo-cross, serta mantan juara dunia balap jalan raya.
Van der Poel juga memiliki hubungan keluarga yang erat dengan sejarah Tour de France. Kakek dari pihak ibu adalah legenda balap sepeda Prancis, Raymond Poulidor, yang beberapa kali finis sebagai runner-up Tour de France pada era 1960-an dan 1970-an.
Saat ditanya apakah ia memikirkan sang kakek selama balapan, Van der Poel menjawab singkat, "Selalu. Setiap hari di Tour de France terasa istimewa."
Di belakang kelompok terdepan, Pogacar menyelesaikan etape dengan selisih enam detik bersama rombongan yang juga dihuni rival utamanya, Jonas Vingegaard.
Hasil itu membuat pebalap Slovenia tersebut tetap memimpin klasemen umum dengan keunggulan 2 menit 42 detik atas Vingegaard. Rekan setim Pogacar, Isaac del Toro, berada di posisi ketiga dengan selisih 3 menit 27 detik.
Etape kesembilan awalnya dijadwalkan menempuh jarak 154,6 kilometer dari Malemort menuju Ussel.
Namun, penyelenggara memangkas rute sekitar 30 kilometer setelah otoritas cuaca Prancis menetapkan wilayah tersebut dalam status siaga merah akibat gelombang panas.
Karakter etape yang bergelombang membuat sejumlah pebalap spesialis serangan jarak jauh mencoba melarikan diri sejak awal. Julian Alaphilippe sempat masuk dalam kelompok terdepan, tetapi usahanya segera dipatahkan oleh rombongan utama.
Sekitar 80 kilometer menjelang finis, delapan pebalap membentuk kelompok breakaway, termasuk Van der Poel, Pidcock, dan Filippo Ganna. Van der Poel kemudian melancarkan serangan penentu sekitar 25 kilometer sebelum garis finis yang menyisakan empat pebalap di depan hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui sprint.
Tour de France kini memasuki hari istirahat pertama pada Senin sebelum berlanjut ke etape ke-10, Selasa, dengan rute pegunungan yang diperkirakan akan kembali memengaruhi persaingan klasemen umum.
Balapan akan berakhir di Paris pada 26 Juli.
Artikel Tag: tour de france, tadej pogacar, mathieu van der poel
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/mathieu-van-der-poel-menang-tadej-pogacar-tetap-pimpin-tour-de-france


















































