Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Perjalanan Daniil Medvedev di Wimbledon musim 2026 berakhir di babak ketiga setelah ia kalah tiga set langsung dari petenis berkebangsaan Jerman, Jan Lennard Struff.
Mantan petenis peringkat 1 dunia unggul berkat satu peluang break di ketiga set, termasuk keunggulan telak 5-2 di set ketiga, tetapi gagal memanfaatkan peluang emas tersebut. Ia hanya berhasil mengkonversi empat dari 12 peluang break point yang ia ciptakan sebelum akhirnya kalah dengan tiga set langsung. Setelah kekalahan tersebut, ia pun memberikan penilaian jujur tentang penampilannya.
“Seharusnya saya bisa bermain dengan lebih baik,” aku Medvedev. “Saya tidak berhasil melakukan servis persis seperti yang saya inginkan. Saya tidak berhasil bermain seperti yang saya inginkan di babak tiebreak, karena meskipun anda tengah melakukan servis untuk set atau apa pun, anda masih bisa memenangkan set setelahnya. Ia lebih baik di poin-poin krusial. Saya benar-benar kecewa.”
Meskipun mantan petenis peringkat 1 dunia telah memenangkan dua gelar pada musim ini, lolos ke final Indian Wells Open dengan memetik kemenangan atas Carlos Alcaraz, dan mencatatkan 30-11 sampai sejauh ini pada musim 2026, ia gagal melaju lebih jauh dari babak keempat di setiap tujuh penampilan Grand Slam terakhirnya, termasuk tersingkir di babak pertama French Open dan kalah di babak keempat Australian Open.
Petenis berusia 30 tahun mengakui musimnya seperti roller coaster, tetapi ia berharap dapat mencetak hasil yang solid di Wimbledon, di mana ia mencapai semifinal pada musim 2023 dan 2024.
“Performa saya naik turun dan belakangan ini lebih banyak menurun,” lanjut Medvedev. “Tetapi apa yang bisa saya katakan? Saya sangat kecewa, karena saya merasa berpotensi tampil apik di Wimbledon. Ini bukan hanya tentang hasil. Ini juga tentang permainan yang anda mainkan. Saya tahu bahwa ketika saya bermain dengan baik, saya bisa mendapatkan hasil yang baik atau pertandingan yang impresif.”
“Kali ini tidak demikian. Tetapi ada juga beberapa momen memukau pada musim ini. Satu-satunya jalan adalah terus maju dan mencoba untuk berbuat lebih baik di lain waktu.”
Meskipun kalah, petenis unggulan kedelapan menegaskan keinginannya untuk berkompetisi tetap kuat. Ia berbagi bahwa ia bertekad untuk belajar dari kekalahannya untuk masa depan.
“Prinsip utamanya adalah kompetisi dan saya hanya ingin menang setiap kali saya melangkah ke lapangan,” tutur Medvedev.
“Agak mengecewakan bagi saya bahwa sebelumnya saya merasa ada pertandingan di mana saya kalah, ada pertandingan yang saya menangkan. Tetapi saya merasa saya pandai menemukan solusi. Terutama semakin tinggi taruhannya, Grand Slam dan hal-hal seperti ini, semakin saya mampu melakukannya.”
“Sekarang tidak persis seperti itu. Agak naik turun, seperti yang saya katakan tentang musim ini juga. Tetapi sekali lagi, satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah mencoba lebih baik di lain waktu dan jika tidak berhasil, maka tidak berhasil.”
Artikel Tag: wimbledon, jan lennard struff, daniil medvedev
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/daniil-medvedev-akui-harusnya-bermain-dengan-lebih-baik-di-wimbledon


















































