Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP - Manajer VR46 Racing, Pablo Nieto menilai kebangkitan Marc Marquez dalam persaingan gelar MotoGP 2026 tidak hanya ditentukan performa apiknya di lintasan. Manajer tim VR46 itu menyebut sejumlah kesalahan Marco Bezzecchi turut membuka jalan bagi rider Ducati tersebut memangkas selisih poin.
Perburuan gelar MotoGP 2026 semakin memanas menjelang paruh kedua musim. Marc Marquez, yang sempat tertinggal jauh di klasemen, kini kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia.
Rider Ducati itu berhasil memangkas defisit poin secara signifikan setelah tampil konsisten sejak kembali menemukan performa terbaiknya pada seri Italia akhir Mei lalu. Padahal sebelumnya, Marquez sempat tertinggal hingga 101 poin dari Marco Bezzecchi yang saat itu memimpin klasemen.
Kini situasinya berubah drastis. Marquez hanya berjarak 18 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin, membuat peluangnya merebut gelar dunia kembali terbuka.
Meski mengakui kualitas Marquez, manajer tim VR46, Pablo Nieto, menilai ada faktor lain yang ikut membantu kebangkitan juara dunia delapan kali tersebut. Menurutnya, sejumlah kesalahan yang dilakukan Marco Bezzecchi dalam beberapa balapan terakhir membuat persaingan kembali terbuka.
"Saya pikir semuanya berjalan bersamaan. Tentu saja Marc menang dengan sangat meyakinkan. Namun, dia juga beruntung karena Bezzecchi yang sebelumnya memimpin klasemen melakukan banyak kesalahan pada balapan hari Minggu," kata Nieto kepada Mundo Deportivo.
Ia menilai format MotoGP saat ini membuat perubahan klasemen bisa terjadi dengan sangat cepat. Kehadiran Sprint Race membuat jumlah poin yang diperebutkan dalam satu akhir pekan menjadi jauh lebih besar dibanding beberapa musim sebelumnya.
"Sekarang ada 25 poin dari balapan utama ditambah poin Sprint. Artinya, ada banyak poin yang diperebutkan setiap akhir pekan. Dalam tiga seri saja seorang pembalap bisa gagal meraih poin, sementara pembalap lain yang sebelumnya berada di posisi kedelapan bisa langsung naik ke tiga besar. Dalam kasus ini, pembalap itu adalah Marc Marquez," ujarnya.
Nieto juga menegaskan bahwa Marquez tetap harus diperhitungkan sebagai favorit juara dunia. Pengalaman, mental juara, dan kemampuannya bangkit dari situasi sulit menjadi alasan utama.
"Marc selalu harus masuk dalam perhitungan. Tahun lalu, meski sempat mengalami cedera dan melewatkan beberapa balapan, dia tetap mampu menjadi juara. Namun, saya juga melihat Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih menjadi pesaing yang sangat kuat. Persaingan musim ini masih terbuka lebar," tutur Nieto.
Pernyataan Nieto sejalan dengan pengakuan Marquez sendiri yang sebelumnya menyebut dirinya bisa kembali masuk dalam perebutan gelar karena mampu memanfaatkan kesalahan para rival. Dengan masih tersisa separuh musim, pertarungan menuju gelar MotoGP 2026 diprediksi akan berlangsung semakin sengit.
Artikel Tag: marc marquez, vr46, marco bezzecchi, motogp 2026, pablo nieto
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-vr46-sebut-marc-marquez-bangkit-manfaatkan-blunder-bezzecchi


















































