Ligaolahraga.com -
Legenda bulu tangkis Datuk Misbun Sidek mempertanyakan mengapa pemain tunggal putra muda Malaysia tertinggal dari rekan-rekan mereka dari negara lain.
Misbun Sidek menunjukkan bahwa juara dunia asal Prancis, Alex Lanier, dan pemenang World Tour Finals, Christo Popov, serta juara US Open asal India, Ayush Shetty, telah melesat di depan Justin Hoh dan Eogene Ewe dari Malaysia.
"Pemain seperti Lanier, Popov, dan Shetty juga berasal dari generasi yang sama. Mengapa mereka begitu jauh lebih unggul dari pemain kita?"
"Bagaimana mungkin saya tidak khawatir? Para junior dari Thailand dan Indonesia, yang seusia dengan Justin, juga telah berkembang jauh lebih pesat," kata Misbun.
"Itu pertanyaan besar. Apakah metode pelatihannya, pelatihnya, atau pemainnya?" tambahnya.
Mantan pelatih tunggal putra nasional itu yakin para pemain muda ini bisa menjadi pesaing serius di Olimpiade mendatang.
Misbun Sidek mengatakan Malaysia harus mencari tahu apa yang kurang dari para pemain bulu tangkisnya dan membekali mereka dengan senjata yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.
"Para pemain akan mengikuti apa yang diberikan kepada mereka, dan mereka juga ingin menjadi juara."
"Tapi apa yang kita tanamkan dalam diri mereka dan senjata apa yang kita berikan kepada mereka? Itulah yang saya lihat saat ini."
Misbun juga memperingatkan bahwa pergantian pelatih dan sistem pelatihan yang berulang kali dapat mengganggu perkembangan pemain.
Dia mengatakan para pemain bulu tangkis bisa menjadi bingung ketika mereka diminta untuk beradaptasi dengan program baru sebelum sepenuhnya terbiasa dengan program sebelumnya.
"Jika Anda terus-menerus mengubah sesuatu, para pemain akan bingung. Mereka mungkin baru saja mulai beradaptasi dengan satu sistem pelatihan sebelum sistem itu diubah lagi."
"Terkadang mereka merasa tidak nyaman atau memberontak secara internal, tetapi mereka tidak dapat bersuara."
Misbun Sidek menekankan bahwa pelatih harus memahami apa yang dibutuhkan pemain mereka sambil tetap mempertahankan standar tinggi dan target yang jelas.
"Jika saya tahu seorang pemain tidak dalam kondisi fit, saya tahu apa yang perlu dilakukan, tetapi pemain tersebut harus mengikuti program yang telah ditetapkan."
"Jika pemain tidak ingin mengejar target, maka carilah pemain lain. Begitulah seharusnya," katanya.
Artikel Tag: misbun sidek, leong jun hao, justin hoh, asian games aichi-nagoya 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/misbun-sidek-khawatirkan-kedalaman-skuad-tunggal-putra-di-asian-games-2026


















































