Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP datang dari sirkuit Austria, di mana Francesco Bagnaia mengusulkan gagasan radikal terkait sistem kualifikasi baru yang tengah dibahas untuk musim 2027. Pada hari Jumat di Grand Prix Austria, Motorsport.com mengungkapkan bahwa MotoGP sedang mempertimbangkan rencana untuk memisahkan kualifikasi balapan sprint dan grand prix. Saat ini, sesi kualifikasi pada Sabtu pagi menentukan posisi grid untuk balapan sprint sore dan grand prix hari Minggu.
Meskipun format perubahan masih dalam tahap diskusi, Bagnaia mengusulkan agar grid grand prix ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat di balapan sprint. "Menurut saya, yang terbaik adalah waktu putaran balapan sprint menjadi grid balapan Minggu. Seperti yang dilakukan di Supersport. Ini adalah ide yang jelas," ujar pembalap pabrikan Ducati tersebut.
Bagnaia menambahkan, "Ini cerdas karena dalam balapan sprint, Anda mempersiapkan balapan hari Minggu. Jadi, catatan waktu pada Sabtu bisa membantu meningkatkan performa. Karena kualifikasi yang sama untuk dua balapan menjadi masalah. Kadang-kadang Anda bisa jatuh saat kualifikasi. Memiliki kesempatan kedua dengan catatan waktu sprint bisa menjadi baik."
Setelah penampilan yang menggembirakan dengan finis di posisi keenam dalam balapan sprint di Austria, Bagnaia juga melihat sistem ini sebagai cara elegan untuk mengurangi sesi kompetitif di akhir pekan. Saat ini, aturan yang ada mengharuskan pembalap untuk masuk 10 besar dalam latihan Jumat agar bisa lolos ke pertarungan pole position Q2 pada Sabtu pagi. Ini berarti para pembalap harus menghadapi minimal dua sesi ‘berwaktu’ dan dua balapan.
Beberapa pihak mengkritik jumlah waktu kompetitif di trek, dengan sebagian di paddock mengidentifikasi hal ini sebagai faktor penyumbang kecelakaan dan cedera. Musim lalu di balapan ini, juara dua kali MotoGP Casey Stoner secara tegas menentang keharusan pembalap mencatat waktu di latihan Jumat. "Saya hanya berharap mereka tidak menambah jumlah sesi karena Sabtu sudah merupakan hari yang sangat berat bagi kami," tegas Bagnaia.
Bagnaia juga menekankan, "Menurut saya, tidak benar menggabungkan kualifikasi dengan sesi latihan. Jadi kita perlu keseimbangan di sana." Rekan senegaranya, Luca Marini, mengharapkan perubahan yang tidak jauh berbeda dari sesi yang ada saat ini ketika diminta tanggapannya tentang berita perubahan kualifikasi yang direncanakan. "Pada akhirnya, latihan adalah kualifikasi, ya? Jadi kita mungkin akan memiliki satu kualifikasi pada Jumat sore dan satu lagi, seperti sekarang, pada Sabtu pagi. Sama seperti sekarang," ujar Marini.
Pembalap pabrikan Honda berharap para pembalap dapat terlibat dalam diskusi mengenai format baru ini. "Kami terbuka untuk perubahan apa pun yang bisa sedikit lebih baik bagi pembalap, pabrikan, dan pertunjukan. Jadi mari kita bicarakan hal ini," tutupnya.
Artikel Tag: francesco bagnaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bagnaia-usulkan-waktu-tercepat-sprint-jadi-grid-grand-prix


















































