Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP bulan Juni berakhir dengan Grand Prix Belanda yang menegangkan, di mana tiga putaran berlangsung dalam empat minggu. Di Assen, seorang pemenang balapan baru dinobatkan dalam kejuaraan, membawa harapan cerah untuk masa depan MotoGP. Namun, pabrikan yang diwakilinya kembali menghadapi pertanyaan sulit setelah tim pabriknya gagal memberikan hasil yang memuaskan.
Ai Ogura dan Raul Fernandez
Keberhasilan besar diraih oleh Trackhouse yang berhasil mengalahkan tim pabrik Aprilia di kedua balapan di Assen. Tim asal Amerika ini tampaknya memiliki keunggulan atas Noale akhir pekan lalu, dan pada akhirnya tidak ada persaingan antara keduanya. Ai Ogura, yang telah lama ditunggu-tunggu untuk meraih kemenangan perdananya di MotoGP, akhirnya berhasil melakukannya. Setelah mengatasi masalah kualifikasinya, pembalap Jepang ini tampil sebagai pesaing serius musim ini. Pada balapan di Brno, meskipun sempat memimpin, Marc Marquez terlalu tangguh untuk dikalahkan. Namun, kali ini Ogura berhasil bangkit dari posisi keenam di lap kedua dan meraih kemenangan yang meyakinkan.
Raul Fernandez juga menunjukkan penampilan gemilang akhir pekan ini, setelah pulih dari radang usus buntu yang sempat menguras energinya di Ceko. Pada hari Sabtu, ia tampil sebagai pembalap tercepat dan meraih kemenangan sprint yang layak. Meski tidak mampu menandingi kecepatan Ogura di balapan utama, penampilan kuatnya membuat Trackhouse hampir pasti akan mempertahankannya hingga 2027.
Marco Bezzecchi
Performa Marco Bezzecchi mengalami penurunan drastis di bulan Juni. Pertama, ia belum menemukan solusi untuk masalah sprint yang telah lama menghantuinya. Akhir pekan ini, ia kalah dari duo Trackhouse serta VR46 Ducati yang dikendarai oleh Fabio di Giannantonio pada hari Sabtu setelah kesulitan mendapatkan kepercayaan diri di lap-lap awal. Yang lebih mengkhawatirkan, terlalu banyak akhir pekan di mana ia tampak jauh dari kecepatan optimal. Di Assen, meskipun mendominasi sesi latihan, ia tidak benar-benar menjadi pesaing di balapan utama. Selain itu, ia masih membuat kesalahan-kesalahan yang tidak perlu seperti yang membuatnya keluar dari balapan utama. Bezzecchi berada dalam posisi sangat menantang pada fase musim ini. Dengan 12 balapan tersisa, ia bisa bangkit dan memenangkan kejuaraan, tetapi harus melupakan bulan Juni yang melelahkan setelah gagal mencetak poin dalam tiga balapan Minggu berturut-turut karena berbagai alasan.
Pemenang: Fabio di Giannantonio
Sementara tidak dapat menyaingi pasangan Trackhouse, ini adalah akhir pekan di mana Fabio di Giannantonio berhasil memangkas jarak dengan pemimpin kejuaraan. Pembalap Italia ini hanya memenangkan satu grand prix tahun ini, tetapi konsistensinya membuatnya hanya terpaut 16 poin dari pemimpin kejuaraan Jorge Martin di posisi ketiga. Jaraknya dengan Bezzecchi di posisi kedua hanya sembilan poin. Di balapan sprint, ia menekan Fernandez untuk memimpin sebelum menetap di posisi ketiga di belakang Ogura. Pada hari Minggu, meskipun bukan Ducati tercepat, ia terlibat dalam pertarungan sengit dengan Marc Marquez. Satu-satunya noda dalam catatannya adalah lupa memperlambat satu detik setelah memotong chicane terakhir, yang membuatnya mendapat penalti.
Pecundang: Marc Marquez
Sulit menempatkan Marc Marquez sebagai pecundang, terutama setelah akhir pekan di mana ia tidak kehilangan posisi dalam perebutan kejuaraan. Ia tiba di Assen tertinggal 40 poin dari Bezzecchi dan meninggalkan Belanda dengan defisit yang sama terhadap Martin yang kini memimpin kejuaraan. Namun, GP Belanda mengungkapkan keterbatasan fisik Marquez di trek yang tidak sesuai dengan gaya balapnya. Meskipun tampil berani dengan ban belakang lunak di balapan utama, Marquez tidak benar-benar bersaing akhir pekan lalu.
Pemenang: Yamaha
Dalam hal hasil, ini adalah salah satu putaran terbaik musim ini untuk Yamaha. Fabio Quartararo berhasil membawa M1 miliknya ke Q2 dan berakhir hanya setengah detik dari posisi pole. Meskipun tidak melaporkan peningkatan dalam kenyamanan berkendara, baik Quartararo maupun Alex Rins finis di sepuluh besar pada hari Minggu, dengan nyaman mengungguli Honda terbaik. Meskipun mengalami masalah arm pump di salah satu trek yang paling menuntut fisik, performa Quartararo cukup mengesankan.
Pecundang: KTM
Dua masalah teknis cepat untuk Pedro Acosta pada hari Sabtu kembali menempatkan KTM dalam sorotan negatif. Pertanyaan tentang keandalan RC16 telah muncul sejak Barcelona, di mana Acosta tiba-tiba melambat karena masalah listrik dan menyebabkan kecelakaan besar dengan Alex Marquez. Di Assen, Acosta sendiri mengakui ada implikasi keselamatan dari situasi tersebut, dengan throttle yang macet memberikan perasaan terburuk di atas motor. Meskipun bukan kesalahan KTM ketika Acosta mundur pada hari Minggu karena sindrom terowongan karpal, asumsi awal banyak pihak bahwa masalah mekanis lain menyebabkannya berhenti menggambarkan persepsi saat ini terhadap KTM.
Artikel Tag: yamaha, fabio di giannantonio, ai ogura, trackhouse
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pembalap-menang-dan-kalah-di-gp-belanda-motogp-2023


















































