Manajemen Persib Buka Suara Soal Hukuman Registrasi FIFA

4 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita Super League Indonesia: Nama Persib kembali tercantum dalam FIFA Registration Ban. Hukuman ini membuat Maung Bandung dilarang mendaftarkan pemain baru di tiga periode jendela transfer.

Manajemen klub pun langsung memberikan klarifikasi terhadap kasus ini. PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyebut bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada tahun 2022 silam.

Kasus tersebut berkaitan dengan adanya laporan dari mantan nahkoda Maung Bandung, Robert Rene Alberts. Informasi terkait keputusan dari FIFA tersebut baru diketahui oleh klub dalam perkembangan terakhir.

Saat ini, manajemen tengah melakukan kajian untuk penelaahan secara menyeluruh supaya memahami dasar keputusan, posisi kasus, serta langkah yang perlu ditempuh sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini adalah kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat," tulis resmi pernyataan klub, Senin (10/8).

Robert Rene Alberts menukangi Maung Bandung di awal musim 2019. Dia lalu mendapat perpanjangan kontrak pada 2021 dengan durasi empat tahun. Namun di awal musim 2022/2023, performa tim melempem dan dirinya didepak untuk digantikan Luis Milla.

Sebagai klub profesional, Persib memandang setiap keputusan regulator sebagai hal yang harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab. Karena itu, penyelesaian kasus tersebut menjadi prioritas yang akan ditangani melalui langkah yang terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami tentu saja tidak akan tinggal diam. Karena setiap keputusan maupun kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk cepat menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," lanjut pernyataan klub.

Hukuman larangan melakukan registrasi pemain dalam tiga periode sendiri menjadi perhatian dari Bobotoh. Karena saat ini Maung Bandung sedang meramu kekuatan untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.

Pihak klub memastikan seluruh penggawa baru telah diproses untuk kebutuhan registrasi pada operator kompetisi dan federasi sesuai dengan ketentuannya. Karena itu, manajemen meminta agar Bobotoh tenang.

"Karena itu, kami meminta agar Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan. Semua pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan."

Sebelumnya Maung Bandung juga sempat mendapat FIFA Registration Ban di akhir Mei 2026 lalu. Saat itu, pihak klub divonis FIFA bersalah karena tidak bisa memenuhi hak Daisuke Sato yang dilepas di jendela transfer paruh musim 2023/2024.

Artikel Tag: fifa, persib, robert rene alberts, super league

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/manajemen-persib-buka-suara-soal-hukuman-registrasi-fifa

Read Entire Article
International | Politik|