Ligaolahraga.com -
Berita Super League Indonesia: FIFA secara resmi memenangkan gugatan Robert Rene Alberts, terkait sengketa penunggakan hak finansial oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Hal ini membuat Maung Bandung tidak boleh mendaftarkan pemain pada tiga periode transfer window.
Dari surat resmi yang dirilis lewat Players’ Status Chamber, sengketa bermula dari kesepakatan pembayaran sisa kewajiban senilai Rp 3 miliar yang ditandatangani kedua pihak pada 18 Februari 2025. Dari kesepakatan tersebut, Persib menyetujui jadwal pencicilan dalam 10 tahap dari Maret hingga Desember 2025.
Rinciannya adalah cicilan 1-8 (Maret-Oktober 2025) dibayarkan Rp 225 juta per bulannya (paling lambat tanggal 15 setiap bulannya). Sedangkan cicilan 9-10 (November–Desember 2025) nominalnya Rp 600 juta per bulan.
Selain itu ada tambahan fasilitas yaitu enam tiket penerbangan kelas ekonomi. Yang mana empat tiket di antaranya disepakati di-upgrade ke kelas bisnis dan selisih biaya upgrade tiket tersebut disepakati baru akan dipotong di dua cicilan terakhir (November dan Desember 2025).
Namun permasalahan timbul ketika Persib hanya membayarkan Rp 93.749.500 pada pencicilan pertama (21 Maret 2025). Pihak klub secara sepihak memotong uang sebesar Rp131.250.500 dengan alasan biaya upgrade tiket pesawat.
Tak berhenti di situ, Maung Bandung juga menunggak semua kewajiban dalam cicilan untuk bulan April dan Mei 2025. Merasa haknya itu dilanggar, Robert Rene Alberts melayangkan gugatan resmi ke FIFA pada 4 Juni 2025 (diperbarui pada 19 Juni 2025). Pada selama proses pemeriksaan di FIFA, manajemen Persib Bandung tidak memberikan sanggahan atas klaim tersebut meskipun telah diundang resmi oleh FIFA.
Dalam pertimbangannya, Hakim Tunggal FIFA menilai bukti-bukti percakapan menunjukkan Persib sebenarnya telah menyetujui bahwa pemotongan selisih tiket dilakukan di akhir tahun (cicilan November/Desember 2025).
Dengan demikian, pemotongan secara sepihak pada cicilan Maret 2025 dinyatakan tidak sah dan mengabulkan gugatan Robert Rene Alberts untuk tunggakan periode Maret-Mei 2025. Sedangkan klaim cicilan bulan Juni hingga Desember 2025 dinyatakan belum dapat diputuskan (prematur) disebabkan belum jatuh tempo saat gugatan diajukan.
Atas pertimbangan tersebut, FIFA mewajibkan supaya Maung Bandung membayar tunggakan mereka sebesar Rp 581.250.000 kepada Robert Rene Alberts. Lalu bunga sebesar lima persen per tahun yang dihitung ketika tanggal jatuh tempo masing-masing cicilan.
Persib sendiri diberi tenggat waktu selama 45 hari sejak keputusan dibertahukan untuk melunasi seluruh tagihan beserta bunganya. Apabila gagal melunasinya dalam batas waktu 45 hari, maka klub akan dijatuhi sanksi larangan mendaftarkan pemain baru, baik itu dalam tingkat nasional maupun internasional.
Hukuman ini berlaku maksimal hingga tiga periode pendaftaran pemain secara berturut-turut. Nantinya jika masih belum dilunasi hingga tenggat tersebut berakhir, kasus akan diteruskan ke Komite Disiplin FIFA.
Artikel Tag: fifa, persib, robert rene alberts
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ini-detail-putusan-fifa-yang-bikin-persib-dibayangi-hukuman


















































