Beragam Reaksi Para Pemain Top Dunia Pasca Format Penilaian Baru BWF

2 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Horsens - Keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk memperkenalkan format penilaian 3x15 yang baru telah menuai beragam reaksi dari para pemain, dengan sebagian menyambut perubahan tersebut sementara yang lain tetap waspada terhadap dampaknya pada permainan.

Juara Olimpiade dan pemain tunggal putri peringkat 1 dunia dari Korea Selatan, An Se Young, mengakui bahwa awalnya ia terkejut dengan pengumuman yang dibuat oleh BWF kemarin.

"Yah, kenyataan bahwa sistem penilaiannya telah berubah (sistem penilaian baru) agak mengejutkan, tetapi saya pikir saya harus beradaptasi lebih baik dan mengatasinya," katanya kepada Bernama.

Sementara itu, pemain tunggal putra Indonesia yang sedang naik daun dan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2025, Moh Zaki Ubaidillah, memperkirakan format baru ini akan menghadirkan tantangan yang lebih berat, terutama dalam hal kesiapan pertandingan.

"Saya pernah bermain dalam format seperti ini di Kejuaraan Dunia Junior. Saya akui itu sulit dan agak menegangkan."
"Para pemain harus siap sejak awal pertandingan, karena poinnya tidak banyak. Jika dibandingkan dengan format saat ini (21 poin), para pemain memiliki sedikit lebih banyak waktu untuk menemukan ritme permainan mereka."

Pemain berusia 18 tahun itu kalah dari Liu Yangmingyu asal Tiongkok dengan skor 15-10, 15-11, di final tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior 2025 di Guwahati, India.

Rekan setim Zaki dan pemain ganda putra papan atas, Fajar Alfian, bersikap optimistis terhadap perubahan tersebut, sementara Nikolaus Joaquin tampak kurang yakin, mengisyaratkan bahwa format yang lebih pendek dapat membuat pertandingan berakhir terlalu cepat.
Pemain ganda putri peringkat 7 dunia dari Jepang, Kie Nakanishi, mengatakan bahwa dia dan pasangannya, Rin Iwanaga, menantikan sistem penilaian baru tersebut, yang menurut mereka cocok dengan gaya permainan mereka yang serba cepat.

Para anggota BWF memberikan suara untuk menyetujui adopsi sistem penilaian 3x15 pada Rapat Umum Tahunan BWF ke-87 di sini, dengan usulan tersebut disetujui oleh mayoritas dua pertiga suara yang dibutuhkan.

Format penilaian 3x15, yang akan menggantikan format 3x21 saat ini, akan mulai berlaku pada 4 Januari 2027.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul mengatakan sistem penilaian baru ini bertujuan untuk menghadirkan bulu tangkis yang lebih menarik dan kompetitif, penjadwalan yang lebih baik, durasi pertandingan yang lebih konsisten, dan potensi manfaat bagi kesejahteraan dan pemulihan pemain.

Artikel Tag: fajar alfian, an se young, bwf world tour, format penilaian, khunying patama, moh zaki ubaidillah

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/beragam-reaksi-para-pemain-top-dunia-pasca-format-penilaian-baru-bwf

Read Entire Article
International | Politik|