Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Toprak Razgatlioglu kembali menghadapi akhir pekan sulit di MotoGP Brasil 2026. Ia mengakui Fabio Quartararo memiliki keunggulan yang belum bisa ia kejar.
Performa Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 masih jauh dari harapan. Pada seri kedua di Brasil, pembalap asal Turki itu kembali gagal meraih poin setelah finis di posisi ke 17.
Padahal, awal akhir pekan sempat memberikan harapan. Razgatlioglu tampil mengejutkan dengan finis ketiga pada sesi latihan bebas dan berhasil lolos langsung ke Q2. Namun, performanya justru menurun drastis saat memasuki sesi kualifikasi dan balapan.
Ia hanya mampu start dari posisi ke 12, sebelum terlempar ke belakang saat Sprint Race dan finis di posisi ke 18. Dalam balapan utama, situasinya tidak banyak berubah dan kembali finis di luar zona poin.
Razgatlioglu mengakui bahwa salah satu masalah terbesar yang ia hadapi adalah kurangnya grip, terutama saat akselerasi. Hal ini membuatnya kesulitan bersaing, bahkan dengan sesama pembalap Yamaha.
Ia secara khusus menyoroti performa Fabio Quartararo yang dinilainya memiliki keunggulan signifikan dalam hal akselerasi.
“Saat di tikungan saya bisa mendekat, bahkan di beberapa bagian saya lebih cepat. Tapi begitu membuka gas, dia selalu punya keunggulan besar,” ujar Razgatlioglu.
Menurutnya, perbedaan tersebut kemungkinan berasal dari pengaturan motor atau cara Quartararo mengelola ban. Pembalap asal Prancis itu dinilai mampu memaksimalkan performa motor Yamaha dengan lebih baik.
“Saya kehilangan banyak waktu saat membuka throttle. Ban belakang sering selip dan saya tidak bisa berakselerasi dengan baik,” jelasnya.
Meski Quartararo sendiri hanya finis di posisi ke 16, ia tetap menjadi pembalap Yamaha terbaik sejauh ini. Sejak menjadi juara dunia pada 2021, Quartararo memang konsisten menjadi patokan di tim pabrikan tersebut.
Di sisi lain, Razgatlioglu masih dalam proses adaptasi setelah pindah dari World Superbike ke MotoGP. Perbedaan karakter motor dan ban menjadi tantangan besar yang harus ia hadapi.
Meski hasil belum memuaskan, ambisi Razgatlioglu tetap tinggi. Ia menargetkan bisa mengalahkan Quartararo sebelum musim 2026 berakhir.
Jarak waktu di Brasil yang hanya sekitar empat detik dari Quartararo menunjukkan bahwa peluang itu masih terbuka. Namun, ia harus segera menemukan solusi untuk meningkatkan performa, terutama dalam hal akselerasi.
MotoGP musim ini pun menjadi ajang pembuktian bagi Razgatlioglu untuk bisa bersaing di level tertinggi dan keluar dari bayang bayang rekan setimnya.
Artikel Tag: yamaha, fabio quartararo, toprak razgatlioglu, motogp brasil
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-akui-fabio-quartararo-lebih-unggul-di-motogp-brasil


















































