Ligaolahraga.com -
Berita Tinju: Ryan Garcia kembali mencuri perhatian publik tinju dunia setelah mengeluarkan pernyataan kontroversial. Juara dunia WBC kelas welter itu secara terbuka menantang Terence Crawford, meski sang legenda telah resmi pensiun.
Garcia yang sedang berada dalam performa terbaiknya menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Ia merasa memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan, dan daya ledak yang belum pernah dihadapi Crawford sepanjang kariernya.
“Kalau dia mendengar ini, saya ingin melawannya. Saya yakin bisa mengalahkannya. Dia petinju hebat, tapi saya rasa belum pernah menghadapi lawan dengan kemampuan seperti saya,” ujar Garcia.
Tidak berhenti di situ, petinju berusia 27 tahun tersebut bahkan menilai Crawford sebagai petinju yang terlalu dibesar-besarkan. Ia juga menyinggung aspek kekuatan pukulan yang menurutnya menjadi keunggulan utama.
“Saya merasa dia belum pernah melawan petinju dengan pukulan knockout satu kali seperti saya. Dalam hati saya, saya yakin bisa mengalahkannya,” lanjutnya.
Pernyataan ini muncul di tengah momentum positif yang tengah dinikmati Garcia. Ia baru saja meraih gelar juara dunia WBC kelas welter setelah mengalahkan Mario Barrios secara meyakinkan. Gelar tersebut menjadi pencapaian penting dalam kariernya setelah sebelumnya sempat mengalami pasang surut.
Garcia juga sempat menjadi sorotan pada 2024 saat mengalahkan Devin Haney, meski hasil laga itu kemudian diubah menjadi no contest. Kini, dengan status juara dunia di tangan, ia tampak semakin agresif dalam membidik pertarungan besar.
Di sisi lain, Crawford pensiun dengan reputasi luar biasa. Ia menutup kariernya dengan kemenangan atas Canelo Alvarez di kelas menengah super, sekaligus mengukuhkan diri sebagai salah satu petinju terbaik lintas generasi.
Namun bagi Garcia, status tersebut tidak membuatnya gentar. Ia bahkan menilai dirinya bisa memberikan tantangan berbeda yang belum pernah dihadapi Crawford sebelumnya.
Meski peluang pertarungan ini masih kecil karena Crawford telah pensiun, pernyataan Garcia tetap menjadi bahan perbincangan hangat. Banyak yang menilai ini sebagai strategi untuk menjaga popularitas sekaligus membuka peluang laga besar di masa depan.
Selain itu, Ryan Garcia juga masih memiliki opsi lain, termasuk potensi laga ulang melawan Haney yang dinilai lebih realistis untuk diwujudkan dalam waktu dekat.
Dengan usia yang masih muda dan karier yang sedang menanjak, Garcia jelas tidak kekurangan ambisi. Tantangannya kepada Crawford menjadi sinyal bahwa ia ingin menempatkan dirinya di puncak dunia tinju, tidak hanya sebagai juara, tetapi juga sebagai nama besar di era saat ini.
Artikel Tag: tinju dunia, terence crawford, welterweight, ryan garcia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-sesumbar-bisa-kalahkan-terence-crawford


















































