Kericuhan Old Firm, SFA Selidiki Insiden di Ibrox

3 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita Sepak Bola: Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) langsung membuka penyelidikan atas kericuhan yang terjadi setelah laga Old Firm antara Rangers dan Celtic di perempat final Piala Skotlandia. Insiden terjadi setelah ratusan suporter kedua tim masuk ke lapangan di Ibrox Stadium.

Pertandingan pada Ahad (8/3/2026) tersebut berakhir tanpa gol hingga babak perpanjangan waktu. Celtic akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti setelah laga dramatis antara dua rival terbesar di sepak bola Skotlandia.

Tomas Cvancara menjadi penentu kemenangan Celtic lewat tendangan penalti terakhir. Sebelumnya, Rangers gagal mencetak gol setelah kapten mereka James Tavernier dan Djeidi Gassama tidak berhasil mengeksekusi penalti.

Setelah pertandingan berakhir, suporter dari kedua kubu tumpah ke lapangan. Ketegangan meningkat ketika beberapa suporter saling melempar benda dan menyalakan flare. Polisi dan petugas keamanan kemudian membentuk barikade untuk memisahkan kedua kelompok suporter. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah beberapa saat.

SFA langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam kejadian tersebut. Federasi menyatakan akan melakukan investigasi sesuai prosedur disiplin yang berlaku.

“Asosiasi Sepak Bola Skotlandia mengecam perilaku para suporter yang memasuki lapangan setelah pertandingan perempat final Scottish Gas Scottish Cup di Ibrox Stadium hari ini,” bunyi pernyataan SFA.“Menyusul kejadian tersebut, penyelidikan akan segera dilakukan sesuai dengan Judicial Panel Protocol.”

Pertandingan ini juga menjadi laga Old Firm pertama sejak 2018 yang menghadirkan tribun penuh bagi suporter tim tamu di Ibrox. Sebanyak 7.500 pendukung Celtic hadir setelah aturan Piala Skotlandia mewajibkan klub tuan rumah menyediakan sekitar 20 persen tiket bagi tim tamu.

Pada derby sebelumnya di Scottish Premiership pekan lalu, hanya sekitar 2.000 suporter Celtic yang hadir. Hal itu terjadi setelah pembatasan jumlah tiket tim tamu sempat diberlakukan akibat perselisihan antara kedua klub mengenai distribusi tiket.

Manajer Rangers Danny Rohl mengaku tidak melihat langsung kericuhan yang terjadi setelah pertandingan. Ia mengatakan suasana emosional setelah laga besar seperti Old Firm sering kali sulit dikendalikan.

“Sejujurnya saya tidak berada di lapangan pada saat itu, jadi saya tidak melihatnya secara langsung,” kata Rohl dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ia menegaskan bahwa insiden seperti itu tidak seharusnya terjadi dalam sepak bola. “Kita semua tahu situasi emosional setelah pertandingan seperti ini, tetapi tidak ada yang ingin melihat hal seperti itu terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Celtic Martin O’Neill mengatakan para pemain dan staf timnya dalam kondisi aman setelah kejadian tersebut. “Ya, semuanya baik-baik saja. Tampaknya hanya ada beberapa keributan kecil,” kata O’Neill kepada Premier Sports.

Ia mengakui kericuhan tersebut sangat disayangkan dan berpotensi mengalihkan perhatian dari jalannya pertandingan. “Ini memang tidak menyenangkan. Mudah-mudahan hal itu tidak mengurangi nilai dari performa yang kami tampilkan,” ujarnya.

O’Neill juga menegaskan bahwa derby Old Firm memang selalu berlangsung dengan intensitas tinggi. “Pertandingan Old Firm selalu eksplosif. Sejak dulu memang seperti itu dan mungkin itu juga yang membuat derby ini menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” tutupnya.

Artikel Tag: celtic, rangers

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kericuhan-old-firm-sfa-selidiki-insiden-di-ibrox

Read Entire Article
International | Politik|