Keputusan Verstappen Berpotensi Pengaruhi Nasib Dua Pembalap F1

4 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Masa depan Max Verstappen setelah 2026 masih belum jelas, dan keputusan akhirnya dapat mengubah susunan pembalap Red Bull dan Racing Bulls untuk tahun-tahun mendatang. Meskipun kontrak Verstappen dengan Red Bull berlangsung hingga akhir 2028, diketahui bahwa kontrak tersebut mengandung klausul keluar yang memungkinkan juara dunia empat kali itu untuk pergi sebelum 2027.

Manajernya, Raymond Vermeulen, telah mengonfirmasi adanya klausul tersebut dan menyatakan bahwa keputusan mengenai rencana Verstappen pada 2027 akan diumumkan "dalam waktu dekat," meskipun belum ada yang diputuskan secara publik. RacingNews365 memahami bahwa percakapan antara pihak Verstappen dan Red Bull akan berlanjut selama akhir pekan Grand Prix Austria, dengan tim berusaha keras untuk mengamankan komitmennya melewati musim ini.

Verstappen mengunjungi markas Red Bull di Austria sebelum menyelesaikan balapan di posisi keempat di Barcelona, sementara ia berada di Milton Keynes sejak Grand Prix terakhir untuk merayakan ulang tahun ke-10 bersama tim. Para petinggi senior Red Bull akan hadir di balapan kandang tim akhir pekan ini, yang bersejarah bagi tim karena ini adalah Grand Prix kandang pertama mereka sebagai pemasok unit tenaga. Sementara pembicaraan dengan pembalap asal Belanda itu mengenai masa depannya akan berlanjut menjelang dan selama GP Austria, fokus tetap akan tertuju pada lintasan berkat paket peningkatan besar dari Red Bull.

Dilema Lawson dan Tsolov

Jika Verstappen memutuskan untuk meninggalkan Red Bull ke rival lain, atau bahkan meninggalkan F1 sepenuhnya, kandidat internal paling logis untuk mengisi kursi RB22 adalah Liam Lawson. Pembalap asal Selandia Baru ini saat ini berada di posisi ke-10 dalam klasemen dengan 28 poin setelah tujuh putaran, menunjukkan musim yang solid dan konsisten untuk Racing Bulls yang kembali menegaskan kredensialnya sebagai pembalap masa depan Red Bull.

RacingNews365 memahami bahwa Nikola Tsolov adalah opsi serius untuk tim berbasis di Faenza, untuk menggantikan Lawson. Namun, dipahami bahwa belum ada kesepakatan yang ditandatangani. Pembalap asal Bulgaria, yang saat ini berada di posisi kedua dalam kejuaraan Formula 2 bersama Campos Racing dengan 80 poin, telah menjadi salah satu penampil menonjol di kategori junior tahun ini, dengan kemenangan di Feature Race di Melbourne dan Monte Carlo menjadikannya sebagai calon berikutnya dalam jajaran junior Red Bull.

Jika Verstappen pergi, jalannya jelas: Lawson naik ke Red Bull, Tsolov masuk ke Racing Bulls bersama Arvid Lindblad, dan program junior berfungsi persis seperti yang dirancang. Namun, jika Verstappen bertahan, dan semua indikasi dari Vermeulen menunjukkan bahwa hal itu tetap menjadi pilihannya, Red Bull menghadapi teka-teki yang jauh lebih rumit. Lawson tidak akan memiliki jalur promosi yang jelas, membuat tim harus memilih antara mempertahankannya di Racing Bulls atau mengizinkannya mengejar peluang di tempat lain. Bagaimanapun, itu akan menghalangi jalur Tsolov menuju kursi balapan 2027. Satu keputusan orang, dua karir dalam keseimbangan. GP Austria bisa menjadi penentu lebih dari sekadar poin di lintasan.

Artikel Tag: red bull, max verstappen, racing bulls

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/keputusan-verstappen-berpotensi-pengaruhi-nasib-dua-pembalap-f1

Read Entire Article
International | Politik|