Ligaolahraga.com -
Shanghai: Mantan pemain nomor 1 dunia Kento Momota menunjukkan bahwa kesabaran dan kontrol lapangan yang menjadi ciri khasnya tetap utuh setelah bangkit dari ketertinggalan untuk memenangkan gelar tunggal putra di YONEX Shanghai Open 2026.
Bintang bulu tangkis Jepang itu mengalahkan pemain Tiongkok Ren Chengming dengan skor 8-15, 15-13, 15-7 di final di Stadion Shanghai, menyelesaikan perjalanan kejuaraan yang tak terlupakan di turnamen dua hari tersebut.
Penampilan Momota merupakan salah satu daya tarik terbesar di Shanghai Open tahun ini, yang mempertemukan pemain amatir, atlet universitas, pesaing tingkat provinsi, dan nama-nama internasional yang sudah mapan.
Sebanyak 512 pemain lolos kualifikasi untuk acara tersebut, termasuk mantan bintang juara dunia dan Olimpiade seperti Momota dan peraih medali perak tunggal putri Olimpiade Paris, He Bingjiao. Mantan pemain tim nasional Tiongkok, Ou Xuanyi dan Zhao Junpeng, juga termasuk di antara peserta yang terkenal.
Kento Momota Bangkit Kembali Setelah Kalah di Game Pembuka
Ren Chengming memulai final tunggal putra dengan penuh percaya diri, menyerang secara tegas dan tidak memberi Momota waktu untuk membangun ritme permainannya yang biasa.
Pendekatan agresif Ren membuahkan hasil saat ia memenangkan gim pembuka dengan skor 15-8, menempatkan mantan pemain nomor 1 dunia itu di bawah tekanan sejak awal.
Momota merespons di gim kedua dengan memperlambat reli dan menggunakan pukulan net yang lebih ketat untuk menggerakkan lawannya di sekitar lapangan. Kontrolnya secara bertahap membaik, memungkinkannya untuk memenangkan gim yang ketat dengan skor 15-13 dan memaksa gim penentu.
Pemain Jepang itu kemudian mengambil kendali penuh di game ketiga. Pertahanannya menjadi semakin sulit ditembus, sementara serangan baliknya berulang kali membuat Ren berada di posisi yang salah.
Momota menutup game penentu dengan skor 15-7 untuk menyelesaikan comeback 8-15, 15-13, 15-7 dan mengamankan gelar juara tunggal putra Shanghai Open.
Kategori: Tunggal Putra
Juara: Kento Momota dari Jepang
Juara kedua: Ren Chengming dari Tiongkok
Skor akhir: 8-15, 15-13, 15-7
Momota Masih Menunjukkan Kontrol Lapangan Tingkat Elite
Meskipun Shanghai Open berbeda dari turnamen BWF World Tour reguler, penampilan Momota tetap menjadi sorotan utama dalam berita bulu tangkis.
Bintang Jepang itu mengandalkan kualitas yang pernah membawanya ke puncak bulu tangkis internasional: penempatan bola yang akurat, konstruksi reli yang cerdas, pertahanan yang tenang, dan kemampuan untuk mengubah tempo tanpa mengambil risiko yang tidak perlu.
Kecepatan dan tekanan menyerang Ren menimbulkan masalah di awal final, tetapi Kento Momota menyesuaikan diri daripada mencoba menandingi pukulan lawannya satu per satu. Begitu ia menguasai permainan di dekat net dan mulai memperpanjang reli, arah pertandingan pun berubah.
Gelar tersebut juga memberi para penggemar kesempatan lain untuk menyaksikan salah satu pemain tunggal putra paling berbakat secara teknis di generasinya berkompetisi dalam ajang turnamen yang bermakna.
Artikel Tag: bulu tangkis, kento momota, he bingjiao, zhao junpeng, shanghai open, ou xuanyi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/kento-momota-comeback-menangi-shanghai-open-2026


















































