Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Joao Fonseca mengkritik perilaku sebagian penggemarnya sendiri selama pertandingan babak kedua turnamen Masters 1000, Italian Open, Roma musim 2026.
Petenis peringkat 29 dunia mengalami kekalahan 3-6, 6-3, 7-6 dari Hamad Medjedovic dalam pertandingan yang berlangsung seru. Di sepanjang babak kedua Italian Open, banyak penonton terdengar berteriak, yang beberapa kali mengganggu jalannya pertandingan. Pada satu momen, petenis berkebangsaan Serbia terdengar berkata kepada wasit, "Suruh mereka diam dan biarkan saya melakukan servis. Saya akan bermain."
Wasit kemudian menjawab, "Dengar, ini akan ramai. akan ada beberapa orang yang berbicara. Saya berusaha sebaik mungkin untuk mengendalikan mereka. Teruslah bermain. Anda harus bermain."
Meskipun suasana sangat meriah, Medjedovic tetap berhasil meraih kemenangan, termasuk memenangkan sepuluh dari 11 poin terakhir. Setelah pertandingan, petenis berkebangsaan Serbia mengatakan bahwa penonton 'membantunya' tetapi memilih untuk tidak menjelaskan lebih lanjut tentang perilaku mereka.
Namun, petenis berkebangsaan Brazil kemudian mengkritik beberapa pendukungnya saat berbicara dengan ESPN Brazil. Ia menjelaskan bahwa beberapa taktik mereka memengaruhi konsentrasinya selama pertandingan.
“Saya tidak akan mengatakan itu alasan saya kalah karena memang bukan, tetapi para penggemar benar-benar penting. Penggemar Brazil terkadang menganggap ini hanya pertandingan sepak bola. Saya menyukai para penggemar, tetapi harus ada pengendalian diri dan rasa hormat. Bukan hanya mengganggu lawan, itu juga mengganggu saya,” jelas Fonseca.
“Ini hanya sebuah pertanyaan, tetapi saya masih merasa senang bermain di hadapan penggemar, dengan orang-orang yang bersorak dan mendukung saya.”
Petenis berkebangsaan Brazil saat ini mengalami tiga kekalahan beruntun dan hanya memenangkan tiga pertandingan di lima turnamen clay-court yang telah ia lakoni musim ini. Di Madrid, ia kalah dari petenis belia lain asal Spanyol, Rafael Jodar.
“Jelas, orang-orang akan bertanya apakah Joao lebih frustrasi dari biasanya. Ini tentang peluang—peluangnya semakin berkurang—tetapi saya sudah mengidentifikasi masalah itu dan saya bekerja keras untuk memperbaikinya,” tutur Fonseca.
“Pelajaran lain, kesempatan lain untuk berkembang, poin yang berbeda. Tenis itu hebat karena pekan berikutnya ada kesempatan lain untuk keluar dan bermain sebaik mungkin. Jadi kita terus maju—setelah kekalahan yang berat, kita terus maju dengan kepala tegak.”
Petenis berusia 19 tahun merupakan salah satu petenis muda paling terkenal di dunia tenis putra. Ia telah memenangkan dua gelar sejauh ini dalam kariernya.
Fonseca berharap dapat kembali mendapatkan momentum di Hamburg, yang merupakan turnamen terakhir yang akan ia lakoni sebelum French Open.
Artikel Tag: italian open, hamad medjedovic, joao fonseca
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/joao-fonseca-minta-pendukung-tunjukkan-pengendalian-diri-dan-rasa-hormat


















































