Gasperini Pertimbangkan Masa Depan di Roma Setelah Musim Berakhir

4 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Gian Piero Gasperini, juru taktik AS Roma, memberikan jawaban diplomatis terkait masa depannya di klub ibu kota Italia tersebut. "Ini adalah pengalaman luar biasa bagi saya, kita akan membahasnya di akhir musim," ujar Gasperini dengan nada penuh teka-teki setelah laga melawan Atalanta di Stadio Olimpico.

Pertandingan yang berlangsung pada tanggal 18 April 2026 itu berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol Atalanta dicetak oleh Nikola Krstovic yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sementara AS Roma berhasil menyamakan kedudukan melalui voli Mario Hermoso sesaat sebelum babak pertama usai. Meski Giallorossi memiliki peluang emas untuk meraih kemenangan, termasuk beberapa penyelamatan gemilang dari Man of the Match, Marco Carnesecchi, dan menyentuh mistar gawang, mereka harus puas dengan hasil imbang tersebut.

Gasperini mengungkapkan bahwa meski kedua tim melakukan beberapa kesalahan akibat kelelahan di babak kedua, AS Roma tetap menunjukkan usaha keras untuk mengamankan poin penuh hingga peluit panjang dibunyikan. "Carnesecchi melakukan beberapa penyelamatan hebat, begitu juga Svilar di satu kesempatan, namun kami jelas berusaha lebih keras untuk menang dibandingkan Atalanta," ungkap Gasperini kepada Sky Sport Italia.

Hasil imbang ini membuat Roma gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk menyalip Como ke posisi kelima, terutama setelah Cesc Fabregas dan timnya kalah dari Sassuolo sehari sebelumnya. Kini, Roma hanya menyamai perolehan 58 poin Lariani dan berisiko tertinggal lebih jauh dari Juventus yang berada di posisi keempat.

Rekor buruk Roma dalam pertandingan melawan tim-tim papan atas berlanjut, hanya meraih tujuh poin dalam laga melawan tujuh besar. Gasperini mencatat bahwa meskipun sering kali unggul dalam pertandingan besar seperti melawan Juventus dan Napoli, Roma hanya kalah satu kali di paruh kedua musim, yaitu melawan Inter yang dianggap berada di level yang lebih tinggi.

Gasperini juga mencatat bahwa beberapa pemain kunci, seperti Matias Soulé dan Gianluca Mancini, masih belum pulih sepenuhnya, sementara Devyne Rensch harus keluar lapangan karena masalah otot. Ia menambahkan bahwa kedatangan Donyell Malen pada Januari meningkatkan serangan, tetapi pertahanan menjadi lebih lemah dibandingkan awal musim ketika mereka memiliki catatan defensif yang solid.

Selain masalah di lapangan, Gasperini juga menghadapi ketegangan dengan direktur klub, Claudio Ranieri, yang menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Gasperini memilih untuk tidak terlibat dalam perselisihan tersebut dan lebih fokus pada pencapaian tujuan penting di sisa musim. "Ada lima pertandingan tersisa, dan kami masih berjuang untuk beberapa target penting," tegasnya.

Gasperini menutup wawancara dengan menyatakan rasa syukur kepada tim dan fans yang terus mendukungnya. Masa depannya di AS Roma, menurutnya, akan dibahas setelah musim berakhir. "Pengalaman ini luar biasa bagi saya, dan saya bersyukur kepada semua pihak," pungkasnya.

Artikel Tag: as roma

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gasperini-pertimbangkan-masa-depan-di-roma-setelah-musim-berakhir

Read Entire Article
International | Politik|