Ligaolahraga.com -
Berita Basket NBA – Golden State Warriors tengah menghadapi kemungkinan perubahan besar yang diprediksi akan menandai akhir dari sebuah era. Spekulasi ini semakin menguat setelah Draymond Green mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Steve Kerr mungkin tidak akan melanjutkan perannya sebagai pelatih Warriors pada musim depan.
"Saya berharap dia (Steve Kerr) menjadi pelatih kami musim depan. Tapi tidak menurut firasat saya. Hanya merasa seperti itu. Rasanya seperti sudah berakhir. Selain itu, saya berharap masih ada di tim ini musim depan. Kami juga belum tahu pasti," ungkap Draymond melalui siniarnya.
Draymond bergabung dengan Warriors pada tahun 2012, dan dua musim setelahnya, Steve Kerr datang. Kehadiran Kerr membawa perubahan signifikan, membawa Warriors ke Final NBA 2015, yang pertama dalam 40 tahun. Di bawah asuhan Kerr, Warriors berlaga di Final NBA lima kali berturut-turut dan berhasil memenangkan empat gelar juara dalam rentang waktu delapan musim.
Namun, prestasi Warriors menurun drastis setelah memenangkan gelar NBA 2022. Pada musim ini, Warriors gagal mencapai playoff; Stephen Curry dan timnya kalah dari Phoenix Suns dalam perebutan posisi kedelapan. Dengan rekor menang-kalah 37-45, Warriors menempati posisi kesepuluh, catatan terburuk mereka dalam enam musim terakhir, yang menunjukkan perlunya transisi.
"Saya berharap ini bukan akhir. Saya punya opsi pemain pada musim panas ini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Musim ini sedikit berbeda bagi saya. Bahkan saat melalui pembicaraan pertukaran di bursa transfer," ujar Draymond.
Ketidakpastian juga meliputi masa depan Draymond di Warriors, sebagaimana ia mengakui belum pernah mengalami pertukaran pemain sebelumnya. "Saya tidak yakin apakah saya akan ditukar atau tidak. Saya belum pernah ditukar sebelumnya. Menjelang musim panas, tidak ada yang pasti. Kita lihat saja nanti," kata Defensive Player of the Year 2017 itu.
Sementara itu, tanda-tanda berakhirnya era Kerr semakin jelas. Kerr memasuki musim ini tanpa memperpanjang kontraknya, memilih untuk mengevaluasi situasi di akhir musim. Media di Amerika Serikat melaporkan bahwa keputusan Kerr untuk meninggalkan Warriors bukanlah soal uang, melainkan arah masa depan tim.
Marc J. Spears dari ESPN menambahkan bahwa Kerr mungkin mempertimbangkan untuk meninggalkan Warriors setelah 12 musim di Bay Area, merasakan kelelahan dari beban ekspektasi tinggi yang melekat pada waralaba yang telah menjadi ikon tersebut. "Ada beban yang menyertai pekerjaan itu. Warriors merupakan waralaba yang diharapkan memiliki pemain hebat. Ada Steph (Curry), ada Draymond. Orang-orang mengharapkan sesuatu yang hebat. Ada beban yang menyertainya," ujarnya.
Artikel Tag: draymond green, steve kerr
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/era-steve-kerr-di-warriors-berpotensi-berakhir-kata-draymond


















































