Ligaolahraga.com -
Ambisi snowboarder Amerika Serikat, Chloe Kim, untuk mencetak sejarah dengan meraih tiga medali emas Olimpiade berturut-turut harus terhenti.
Ia hanya mampu finis kedua dalam nomor halfpipe putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Kamis (13/2).
Medali emas justru diraih remaja Korea Selatan, Choi Ga-on, lewat performa impresif pada run terakhirnya.
Choi, yang baru berusia 17 tahun, mencatatkan skor 90,25 untuk mengalahkan Kim, juara Olimpiade 2018 dan 2022.
Kim sebenarnya masih memiliki satu kesempatan untuk merebut kembali posisi teratas, namun ia terjatuh pada run terakhir dari tiga percobaan dan harus puas dengan medali perak.
Atlet Jepang Mitsuki Ono meraih medali perunggu.
Chloe Kim, yang orang tuanya berasal dari Korea Selatan, selama ini dikenal mendukung perkembangan karier Choi sejak usia muda.
Setelah kompetisi, ia menyebut kemenangan Choi sebagai momen “estafet generasi.”
Kim mengaku bangga dapat berdiri di podium bersama atlet yang pernah terinspirasi olehnya.
Final sempat menegangkan ketika Choi mengalami jatuh keras di halfpipe dan harus mendapat perawatan medis. Ia bahkan sempat ragu untuk melanjutkan pertandingan.
Namun setelah memastikan dirinya mampu melanjutkan, Choi kembali tampil pada run berikutnya sebelum akhirnya memastikan medali emas lewat penampilan terakhir yang nyaris sempurna.
Bagi Choi, medali tersebut menjadi pencapaian luar biasa. Ia sebelumnya sudah mencatat sejarah sebagai pemenang termuda X Games pada 2023 saat berusia 14 tahun.
Kini, ia menjadi perempuan non-Amerika pertama yang memenangi emas halfpipe Olimpiade sejak Torah Bright pada 2010.
Di sisi lain, Kim tampil dengan kondisi cedera bahu yang dialaminya sekitar sebulan sebelum Olimpiade.
Ia bertanding dengan penyangga bahu dan mengatakan bahwa medali perak tetap terasa seperti kemenangan karena sempat meragukan peluang tampil di Olimpiade.
Legenda snowboard Amerika Shaun White, yang menonton langsung di arena, menyebut Chloe Kim tetap sebagai legenda olahraga tersebut.
Menurutnya, snowboard adalah olahraga penuh ketidakpastian, sehingga hasil kompetisi tidak pernah bisa dipastikan.
Sesaat setelah lomba berakhir, Kim langsung memeluk Choi untuk mengucapkan selamat — sebuah momen sportivitas yang mendapat pujian luas dari penggemar.
Dengan dua emas dan satu perak Olimpiade, Kim tetap menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah snowboarding.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/chloe-kim-tunjukan-sportivitas-setelah-choi-ga-on-curi-emas-incarannya


















































