Brian Madjo Dipuji Tyrone Mings Usai Cetak Gol di Laga Debut

7 hours ago 12

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Brian Madjo menunjukkan ketangguhan mental pada usia 17 tahun ketika mencetak gol dalam debut kompetitifnya bersama Aston Villa. Penyerang muda yang direkrut dari Metz itu sempat membuang beberapa peluang sebelum akhirnya mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain pada Piala Super Eropa, sekaligus menutup penantian panjang untuk tampil dalam pertandingan resmi.

Madjo didatangkan Aston Villa pada Januari lalu, tetapi harus menunggu selama delapan bulan untuk menjalani debut kompetitif. FIFA sempat memblokir pendaftarannya sehingga ia tidak dapat bermain. Villa kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan berhasil mendapatkan keputusan yang memungkinkan sang pemain kembali didaftarkan.

Sebelum menghadapi Paris Saint-Germain, Brian Madjo telah mencetak empat gol dalam enam pertandingan pramusim. Manajer Unai Emery kemudian mempercayakannya sebagai ujung tombak menghadapi pasangan bek tengah utama PSG, Marquinhos dan Pacho. Tantangan tersebut menjadi ujian besar bagi pemain yang baru berusia 17 tahun itu.

Madjo sebenarnya bisa mencetak gol lebih cepat. Ia beberapa kali mendapatkan peluang, tetapi gagal memanfaatkannya. Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya kehilangan keberanian. Tepat sebelum jeda, ia memenangkan duel fisik di tiang jauh sebelum menyelesaikan peluang yang justru dinilai sebagai kesempatan tersulitnya pada pertandingan tersebut.

Tyrone Mings menilai gol tersebut merupakan hadiah yang pantas bagi Brian Madjo. Bek Aston Villa itu juga menganggap kemampuan sang penyerang untuk tetap mencari peluang setelah beberapa kali gagal menunjukkan karakter kuat yang dimilikinya.

"Dia anak yang baik, pemain yang hebat. Dia jelas harus sangat sabar sampai akhirnya bisa bermain. Menurut saya, itu menunjukkan banyak hal tentang karakternya. Dia masih sangat muda dan sangat kuat. Secara mental, dia jelas mampu menghadapi kemunduran," kata Mings.

Menurut Mings, Madjo justru mencetak gol dari peluang yang paling sulit setelah sebelumnya melewatkan sejumlah kesempatan. Reaksi para pemain Aston Villa ketika gol tersebut tercipta juga memperlihatkan betapa besar dukungan mereka kepada penyerang muda tersebut.

"Dia melewatkan beberapa peluang dan justru mencetak gol dari yang mungkin paling sulit. Namun, dia pemain yang luar biasa. Anda bisa melihat reaksi semua orang ketika dia mencetak gol. Itu menunjukkan betapa pantasnya dia mendapatkan momen tersebut," ujar Mings.

Tyrone Mings juga mengungkap bahwa Madjo sebenarnya sudah lama berlatih bersama skuad utama Aston Villa. Karena itu, ketika kesempatan tampil akhirnya datang, sang penyerang dinilai sudah memahami sistem permainan dan cara tim melakukan tekanan terhadap lawan.

"Dia sudah berlatih bersama kami dalam waktu yang lama. Jadi ketika akhirnya mendapat kesempatan bermain, dia sudah siap. Dia memahami sistem kami dan tahu bagaimana melakukan tekanan," tutur Mings.

Mings bahkan menduga Madjo banyak memperhatikan permainan Ollie Watkins untuk memahami tuntutan seorang penyerang Aston Villa. Ia juga sempat berbicara dengan pemain muda tersebut mengenai pengalaman yang akan dihadapinya sebelum pertandingan besar melawan juara Eropa itu.

Mings mengaku Madjo tetap merasakan kegugupan. Hal tersebut dianggap wajar karena usianya baru 17 tahun dan pertandingan melawan PSG merupakan panggung besar. Namun, Mings mengingatkannya bahwa seorang penyerang hanya membutuhkan satu momen bagus untuk mengubah jalannya pertandingan dan kepercayaan dirinya.

"Dia bilang dia gugup, tentu saja. Dia baru 17 tahun dan ini pertandingan besar. Tetapi saya mengatakan kepadanya bahwa sebagai penyerang, Anda mendapatkan kesempatan luar biasa untuk memiliki satu momen bagus dan itu bisa mengubah segalanya," ujar Mings.

Gol tersebut kini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang Madjo bersama Aston Villa. Mings melihat pemain muda itu memiliki potensi besar dan berharap kepercayaan diri yang muncul setelah mencetak gol dapat membantunya memberikan kontribusi lebih besar sepanjang musim.

"Dia anak yang sangat rendah hati. Saya pikir semua orang mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap dia bisa memberikan kontribusi besar bagi kami di lapangan," tegas Tyrone Mings.

Mings juga sempat bercanda ketika ditanya apakah dirinya pernah mengalami memar saat berlatih menghadapi Madjo. Ia mengatakan belum pernah berduel keras dengan sang pemain, tetapi mengakui bahwa ukuran tubuh dan kekuatannya membuat Madjo menjadi lawan yang sulit dihadapi.

"Dia orang yang sulit untuk dijaga. Saya pikir berat badannya sekitar 100 kilogram. Dia anak yang sangat besar! Dia memiliki potensi yang sangat tinggi dan sangat sulit dimainkan," kata Tyrone Mings.

Bagi Brian Madjo, gol tersebut menjadi jawaban setelah penantian panjang akibat masalah pendaftaran sekaligus bukti bahwa ia mampu menghadapi tekanan pada pertandingan besar. Aston Villa kini berharap penyerang muda tersebut dapat mempertahankan perkembangan positif dan perlahan menjadi bagian penting dari lini depan mereka.

Artikel Tag: aston villa, tyrone mings

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/brian-madjo-dipuji-tyrone-mings-usai-cetak-gol-di-laga-debut

Read Entire Article
International | Politik|