Ben Shelton Semakin Termotivasi Usai Kekalahan Di US Open

4 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis AS, Ben Shelton siap untuk terus berkembang setelah menelan kekalahan pahit di final US Open musim 2026 melawan petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev.

Itu merupakan usaha keras dari juara Canadian Open musim 2026 yang melakoni final Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya, tetapi pada akhirnya, ia kalah dengan empat set dari petenis unggulan pertama, Zverev.Awal yang goyah dari sang petenis membuatnya selalu tertinggal dan ia tidak pernah bisa benar-benar bangkit.

Ia pun menjelaskan dengan mendetail apa yang berjalan salah di final US Open setelah ia melakukan terlalu banyak kesalahan di momen-momen krusial.

“Ya, saya pastinya tidak mengeksekusinya dengan cara yang saya inginkan,” aku Shelton. “Seiring dengan berjalannya pertandingan, saya menuntut lebih banyak lagi dari sisi backhand saya, tetapi forehand saya tidak begitu baik. Akurasi saya buruk saat melakukan serangan. Saya melakukan terlalu banyak kesalahan ketika bola mengenai senar saya.”

“Entar saya berhasil mengembalikan bola dengan baik tetapi bola lawan justru memantul tinggi dan mudah dipukul, atau saya tengah bermain dengan baik dari area baseline tetapi forehand saya malah tanggung. Permainan menyerang saya lewat forehand tidak begitu impreaif. Transisi permainan saya juga tidak begitu baik. Saya melakukan terlalu banyak kesalahan dan saya pkir itu faktor utama bagi saya.”

“Saya ingin forehand saya lebih mematikan. Tidak mudah, menghadapi petenis seperti dirinya di mana  peluang yang ada sangat terbatas. Anda jelas harus berjuang keras untuk setiap poin yang dimenangkan, tetapi bagi saya, itulah aspek yang kurang kali ini.”

Kesempatan emas tersebut hanya awal bagi petenis peringkat 4 dunia yang tidak diragukan lagi akan melakoni lebih banyak pertandingan di sisa musim ini dan masa-masa yang akan datang. Ia mengatakan bahwa ia termotivasi untuk meraih lebih banyak kesuksesan dan yakin ia belum berada di level terbaiknya.

“Saya termotivasi,” tutur Shelton. “Kecewa dengan bagaimana pertandingan kali ini berjalan. Senang dengan bagaimana saya berjuang di sepanjang pekan, dua pekan. Bersemangat dengan kemajuan yang saya buat, tetapi ya, ini tetap menyakitkan. Berusaha untuk semakin lebih baik dan tampil di Australia bahkan dengan lebih tangguh dibandingkan yang saya perlihatkan di sini.”

“Sepanjang hidup saya, selalu ada petenis yang berada di depan saya, petenis yang saya kejar, petenis yang ingin saya samai level kemampuannya. Saya adalah seseorang yang mencapai puncak performa agak terlambat. Memang begitulah situasinya selama ini dan sekarang pun tidak berbeda.”

“Saya tidak selalu langsung sukses saat pertama kali tampil di final, baik itu sejak saya masih sangat muda, saat di ajang Challenger maupun sekarang di turnamen ATP maupun Grand Slam. Bagi saya, ini adalah sebuah proses yang terus berjalan.”

“Begitulah pandangan saya. Saya merasa kemampuan saya masih jauh dari sosok petenis yang saya cita-citakan. Tetapi, saya rasa saya adalah petarung yang tangguh. Saya mampu bersaing dengan sangat baik di lapangan. Saya bisa menjaga fokus dan bertahan di lapangan selama berjam-jam.”

“Saya yakin hal itu akan sangat membantu langkah saya ke depannya. Akan tetapi, ya, untuk bisa menang di final (yang biasanya digelar hari Minggu), anda harus menampilkan permainan tenis dengan kualitas yang sangat tinggi. Siapa pun lawan yang dihadapi di tahap turnamen seperti ini, pasti sedang dalam performa terbaik dan bermain luar biasa. Jadi, ya, saya harus tampil lebih baik lagi.”

Artikel Tag: us open, alexander zverev, ben shelton

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/ben-shelton-semakin-termotivasi-usai-kekalahan-di-us-open

Read Entire Article
International | Politik|