Aljazair Protes Ke FIFA Setelah Insiden Lionel Messi Tak Dihukum

6 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Lionel Messi menjadi pusat perhatian setelah Aljazair resmi mengajukan keluhan kepada FIFA terkait kepemimpinan wasit dalam kekalahan 0-3 dari Argentina pada laga Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). Keluhan tersebut berfokus pada beberapa insiden kontroversial yang dinilai merugikan Aljazair sepanjang pertandingan.

Menurut laporan yang dilansir Reuters, Federasi sepak bola Aljazair (FAF) telah mengirim surat kepada komisi perwasitan FIFA. Surat itu menyoroti sejumlah keputusan wasit Polandia, Szymon Marciniak, yang memimpin pertandingan di Kansas City.

Salah satu insiden yang dipermasalahkan terjadi pada babak pertama ketika Lionel Messi menginjak betis kapten Aljazair, Aissa Mandi. Dalam tayangan ulang, Messi terlihat mengenai kaki Mandi dari belakang dengan posisi kaki terangkat. Namun sang megabintang Argentina tidak menerima hukuman dan tetap melanjutkan pertandingan.

Insiden tersebut memicu protes keras dari para pendukung Aljazair yang meminta Messi dikeluarkan dari lapangan. Alih-alih mendapatkan kartu, pemain berusia 38 tahun itu justru melanjutkan pertandingan dan mencetak hat-trick yang membawa Argentina meraih kemenangan meyakinkan.

Selain kejadian yang melibatkan Messi, Aljazair juga menyoroti insiden lain pada babak kedua. Mereka menilai gelandang Argentina, Alexis Mac Allister, melakukan pelanggaran menggunakan siku terhadap Ibrahim Maza, tetapi kejadian itu juga tidak mendapatkan sanksi dari perangkat pertandingan.

Dalam laporan yang diajukan, Aljazair mempertanyakan keputusan Marciniak yang berada sangat dekat dengan insiden tersebut. Mereka juga menyoroti kinerja tim VAR yang dipimpin kompatriot Marciniak, Tomasz Kwiatkowski.

Kontroversi yang melibatkan Lionel Messi kemudian memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak pendukung sepak bola mempertanyakan apakah status bintang dunia yang dimiliki kapten Argentina itu turut memengaruhi keputusan yang diambil oleh wasit maupun VAR.

Insiden tersebut bahkan sempat disinggung oleh pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, saat membahas hukuman tiga pertandingan yang dijatuhkan kepada gelandangnya, Themba Zwane. Broos menilai terdapat perbedaan perlakuan dalam dua kejadian yang menurutnya memiliki kemiripan.

Membahas insiden tersebut, Broos mengatakan, "Ketika saya melihat apa yang terjadi dengan Messi, saya tentu tidak setuju dengan apa yang terjadi pada pemain saya. Jika melihat situasinya, pemain Meksiko menghalangi pemain saya dan Themba hanya mencoba melewatinya lalu meletakkan tangannya di bahu lawan. Hanya itu yang dia lakukan."

Broos kemudian mempertanyakan beratnya hukuman yang diterima pemain Afrika Selatan tersebut. "Lalu Anda mendapatkan kartu merah untuk itu dan kemudian hukuman tiga pertandingan? Maaf, tetapi itu terlalu, terlalu, terlalu berat. Saya tidak ingin Messi mendapatkan kartu merah karena pemain dengan kualitas seperti dia harus berada di lapangan seperti yang Anda lihat saat melawan Aljazair, tetapi apa perbedaan antara kejadian itu dan yang dialami Zwane?" ujar Broos.

Keluhan Aljazair kini menambah tekanan terhadap tim perwasitan yang bertugas dalam pertandingan tersebut. Marciniak sendiri merupakan salah satu wasit paling berpengalaman di dunia dan pernah memimpin final Piala Dunia 2022 saat Argentina mengalahkan Prancis melalui adu penalti.

Sementara polemik ini terus bergulir, Argentina akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Austria pada Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Di sisi lain, Aljazair akan berusaha menjaga peluang lolos saat bertemu Yordania dalam pertandingan berikutnya di San Francisco.

Artikel Tag: fifa, lionel messi, argentina, piala dunia, aljazair, piala dunia 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/aljazair-protes-ke-fifa-setelah-insiden-lionel-messi-tak-dihukum

Read Entire Article
International | Politik|