Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Bagi Alex de Minaur, Washington Open telah menjadi ujian berat di babak pertama. Saat ia beralih dari grass-court ke hard-court, ia akan memulainya dengan melawan Stefanos Tsitsipas.
Namun menjelang pertandingan tersebut, petenis berkebangsaan Australia secara terbuka menyinggung kondisi ekstrem di Washington, memperingatkan para petenis tentang tantangan yang menanti mereka di Rock Creek Park.
“Ini adalah salah satu dari sedikit pekan dalam satu musim ketika kondisi panas dan lembap sangat menyiksa sehingga kaki saya banyak berkeringat dan saya membutuhkan beberapa pasang sepatu per pertandingan,” ungkap De Minaur.
“Musim lalu saya menggunakan lima pasang sepatu dalam pertandingan yang sama. Kita harus mencoba beradaptasi dan saya akan siap.”
Komentar petenis peringkat 6 dunia muncul setelah beberapa petenis mengeluhkan kondisi brutal di Washington musim lalu. Salah satu contoh paling jelas terjadi selama perempatfinal antara Daniil Medvedev dan Corentin Moutet. Kedua petenis tampak kelelahan saat pertandingan memasuki set ketiga yang menentukan.
Faktanya, wajah Medvedev berubah menjadi beberapa warna merah karena panas yang menyengat. Mantan petenis peringkat 1 dunia berulang kali menggunakan handuk berisi es selama pergantian set untuk mendinginkan diri. Petenis berkebangsaan Prancis, Moutet juga kesulitan untuk melanjutkan pertandingan karena membutuhkan jeda untuk alasan medis di tengah set penentu.
“Saya bermain di sini untuk kali pertama dua musim lalu. Saya tahu bagaimana kondisinya. Sangat, sangat lembap. Jadi sulit, terutama jika anda datang dari hard-court, di mana tidak banyak reli,” tukas Moutet.
Petenis berkebangsaan Inggris, Emma Raducanu juga berbagi pengalamannya ketika indeks panas di seluruh wilayah tersebut melonjak hingga mencapai angka tiga digit untuk kali pertama pada musim lalu.
“Rasanya seperti anda baru saja membuka oven dan oven itu tetap terbuka, dan kepala anda berada di dalamnya. Begitulah rasanya,” tambah Raducanu.
Medvedev kemudian merefleksikan kondisi di Washington setelah ia tiba di ibu kota Kanada untuk turnamen Masters 1000.
“Sulit bagi semua orang saat latihan, tetapi di sini lebih mudah daripada di Washington, jadi sedikit lebih nyaman,” tambah Medvedev
Kini, dengan De Minaur telah mengambil tindakan pencegahan bahkan sebelum pertandingan dimulai, ia tahu tantangan berat lainnya menanti.
Artikel Tag: daniil medvedev, alex de minaur, washington open, corentin moutet, emma raducanu
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alex-de-minaur-soroti-kesulitan-perlengkapan-dengan-kondisi-di-washington


















































