Ligaolahraga.com -
Kuala Lumpur - Latihan tanding yang berkualitas lebih baik dapat memberikan hasil yang luar biasa. Dan pasangan ganda putra Aaron Chia / Soh Wooi Yik sudah merasakan manfaatnya saat mereka menantikan tantangan di Birmingham, di mana mereka akan berupaya merebut kembali gelar All-England sekali lagi.
Turnamen All England yang berlangsung dari tanggal 3-8 Maret termasuk di antara turnamen besar yang ditargetkan oleh Aaron-Wooi Yik tahun ini, selain Kejuaraan Dunia di New Delhi pada bulan Agustus, diikuti oleh Asian Games di Aichi dan Nagoya pada bulan September.
Seperti edisi-edisi sebelumnya, ganda putra tetap menjadi disiplin dengan perwakilan Malaysia terbanyak, dengan delapan pasangan yang berkompetisi, termasuk debut turnamen dari juara dunia junior Aaron Tai-Kang Khai Xing.
Wooi Yik secara pribadi melihat ini sebagai perkembangan positif, yang semakin diperkuat oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) yang membuka pintu bagi pemain profesional seperti Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani untuk berlatih bersama di Akademi Bulu Tangkis Malaysia di Bukit Kiara.
Di dalam skuad nasional sendiri, terdapat juga banyak pasangan muda dan berbakat, yang memungkinkan para pemain senior tidak hanya memiliki mitra latih tanding yang berkualitas tetapi juga menikmati persiapan keseluruhan yang lebih baik.
"Dalam ganda putra, mitra latih tanding sangat penting. Kami memiliki banyak pemain muda dengan potensi besar dan ini membantu kami mempertahankan level permainan kami. Ini bukan hanya tentang usaha kami sendiri," kata Wooi Yik, yang telah berkembang menjadi pemain serba bisa yang lebih baik.
"Momentum dalam latihan sangat penting karena tingkat persaingan sekarang berbeda. Kami beruntung dapat berlatih dengan pasangan muda dan kami berharap dapat mempertahankan peningkatan tersebut untuk Kejuaraan All-England."
Meskipun Aaron / Wooi Yik secara konsisten meraih kesuksesan di panggung dunia, pasangan peringkat 2 dunia ini belum berhasil merebut gelar Super 1000, terakhir kali gagal di final Malaysian Open pada bulan Januari.
Di All England, mereka juga mengalami kekecewaan sebanyak dua kali, finis sebagai runner-up pada tahun 2019 dan sekali lagi pada tahun 2024.
"Tentu saja kami punya target karena negara membutuhkan kami untuk memberikan sesuatu di turnamen besar," kata Wooi Yik.
"Tapi kami tidak ingin terlalu banyak berpikir, seperti yang selalu kami lakukan. Fokus kami adalah terus bermain bagus dan tetap konsisten. Kami akan meninjau performa kami mulai bulan ini hingga mendekati Asian Games atau Kejuaraan Dunia. Kami perlu menganalisis diri kami dengan benar agar kami dapat terus berupaya dan tetap konsisten."
“Proses kami sekarang adalah tentang konsistensi. Kami sudah tidak muda lagi, jadi konsistensi di lapangan sangat penting. Kami adalah pemain berpengalaman dan kami perlu mempertahankan level tersebut setiap kali kami turun bertanding," tambah Wooi Yik.
Artikel Tag: soh wooi yik, aaron chia, all england 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/aaronwooi-yik-ingin-sparing-partner-berkualitas-demi-ambisi-menangi-all-england


















































